TRINITAS DAN KRISTOLOGI 11 AJARAN-AJARAN SESAT TENTANG YESUS

298 viewers

 

Lanjutan Sejarah Perkembangan Gereja

Tetapi pada saat gereja Alexandria, Yerusalem, Anthiokia, Konstantinopel, dan gereja Itali berdiri, kekaisaran Roma (63SM – 476M), memerintah sekitar 500 tahun. Ini merupakan kekaisaran yang paling lama berkuasa. Daerah kekuasaannya juga sangat luas, terdiri dari seluruh Eropa, sampai ke Inggris, dan seluruh Timur Tengah: Siria, Yordania, Israel, Saudi Arabia, Afrika Utara: Mesir, Libia. Jadi dari abad pertama sampai abad kelima daerah-daerah itu ada di bawah kekuasaan Roma.

Kelima gereja utama berada di bawah pemerintahan kekaisaran Roma. Meskipun berada di negara-negara yang berbeda dan berbeda suku, secara politik mereka berada di bawah pemerintahan Roma, karenanya gereja Roma lah yang paling berkuasa. Dikemudian hari Gereja Roma menjadi Gereja Katolik Roma. Dan Gereja Katolik Roma telah mendirikan gereja di seluruh Eropa Barat. Jadi kita menyebutnya Gereja Barat (Gereja Katolik Roma), dan di Timur berada Gereja Yunani yang bergerak di Eropa Timur, kemudian disebut Gereja Timur. Disebut juga Gereja Ortodox Yunani. Orang-orang Kristen di timur ini menyebar ke Rusia, Rusia menjadi negara Kristen (Gereja Ortodox Rusia). Gereja menyebar di seluruh Eropa Timur. Jadi saat itu ada 2 kelompok Gereja, yaitu Gereja Barat (Gereja Katolik Roma) dan Gereja di Timur (Gereja Ortodox Yunani, cabangnya adalah Gereja Ortodox Rusia). Dan Siria adalah tempat bagi Gereja Ortodox Siria. Gereja Yerusalem lama kelamaan menghilang.

Ajaran Sesat Abad Keempat: Arianisme

 

Kini kita lanjutkan lagi pelajaran tentang ajaran sesat, yaitu yang muncul pada abad keempat

 

Diajarkan oleh Arius (270-330M), salah satu pendeta dari Gereja Alexandria. Isi ajarannya adalah penyangkalan keilahian Yesus Kristus. Yesus dikatakan adalah Manusia ciptaan yang pertama dan yang tertinggi. Ajaran ini kemudian ditentang oleh Atanasius (296-373M) Uskup Agung di Gereja Alexandria.

Atanasius adalah pemimpin utama dalam Gereja Koptik Mesir. Orang Kristen Koptik di Mesir percaya bahwa Markus adalah pendiri Gereja Alexandria. Sekitar 300 tahun kemudian orang-orang Kristen di Mesir percaya bahwa Atanasius adalah keturunan rohani dari Markus, dan Atanasius adalah pemimpin yang sangat dihormati di Gereja Roma, Yunani, Antiokia, Yerusalem. Ia adalah orang yang sangat terkenal. Pendeta pembantu dari Atanasius adalah Arius. Ia adalah pengajar yang sangat baik.

Tetapi Arius menciptakan teologi yang baru yang menyangkal keilahian Yesus Kristus. Ia mengatakan Yesus adalah nabi tertinggi, ciptaan yang pertama dan tertinggi, tetapi bukan Allah. Oleh karena itu Atanasius (bishop) sangat marah terhadap pengajaran ini. Dan pengajaran itu tersebar di ke 5 gereja utama diatas : 1.Gereja Alexandria (Mesir) – 2.Gereja Koptik Ortodox Mesir- 3.Gereja Yerusalem- 4.Gereja Antiokia (Siria) disebut juga Gereja Ortodox Siria- 5.Gereja Italia (Roma) (Gereja Katolik Roma)

Pengajaran itu sudah sedemikian menyebarnya, sehingga para pemimpin gereja tersebut mengirim surat ke pada Atanasius, dan para pemimpin itu meminta mengadakan pertemuan untuk memulihkan pengajaran. Kemudian pada tahun 325 diadakanlah pertemuan di Nicea, yang dikenal dengan Konsili Nicea. Kota ini terletak dekat Konstantinopel, sebuah kota yang kecil. Kota ini menjadi kota yang sangat penting dalam sejarah kekristenan

Kita akan melanjutkan pelajaran berikutnya, tentang sejarah beberapa Konsili Gereja. Silahkan lanjut

 

Tinggalkan Komentar

Silahkan login untuk memberikan komentar.