TRINITAS DAN KRISTOLOGI 12 SEJARAH KONSILI GEREJA

1200 viewers

Dalam perkembangan sejarah gereja serta dampak pertumbuhan ajaran sesat di dunia, gereja telah mengadakan empat Konsili Gereja, yaitu pertemuan para pemimpin gereja pada masa itu. Pertemuan-Pertemuan itu kita rinci menjadi Empat Konsili, yaitu:

Konsili Nicea (325)

Nicea adalah kota yang letaknya 70 km dari Konstantinopel. Yang perlu dicatat dari Konsili ini:

* Dihadiri 318 Bishop

* Diprakarsai oleh Atanasius

* Konfrontasi antara Atanasius dan Arius

* Hasil: Pengakuan Iman Nicea disahkan

* Hasil :Pengakuan Iman Rasuli disahkan

 

Dalam Konsili ini separuh dari 318 Bishop yang datang menyukai Arius, dan separuhnya lagi condong ke Atanasius. Mereka memikirkan apa yang harus diputuskan dengan ajaran Arius ini. Dan pada konsili ini diputuskanlah bahwa ajaran Arius ini adalah ajaran sesat. Para pengikut Arius tidak senang dengan ini. Di dalam konsili inilah diputuskan 2 doktrin penting, yaitu Pengakuan Iman Nicea dan PengakuanIman Rasuli, yang sampai sekarang diucapkan di gereja2 Katolik, Protestan dan Reform. Di Indonesia ada Gereja Reform Belanda, Presbiterian, Metodis, Lutheran, semua gereja ini setiap hari minggu mengucapkan kedua Pengakuan Iman tersebut. Tetapi Gereja Baptis dan Gereja Sidang Jemaat Allah tidak mengucapkan Pengakuan ini.

 

Ajaran Arius sampai saat ini banyak sekali mempengaruhi gereja-gereja, 200 tahun setelah Konvensi Nicea ajaran Arius ini menjadi sangat terkenal di Saudi Arabia, dan di kemudian hari Muhammad belajar doktrin Arius ini yang menyangkal keilahian Yesus Kristus, yang menjadi doktrin dalam Islam. Islam menyangkal keilahian Yesus Kristus. Jadi semua ini punya latar belakang sejarah. Kita harus mengetahui sejarah gereja. Untuk mengetahui sejarah gereja kita harus mengerti peta. Bukan hanya peta tapi juga tahun tahun sejarah. Itulah sebabnya kita harus menulis tahun dalam setiap peristiwa. Ketika mengajarpun kita perlu mengingat tahun-tahunnya.

 

Setelah konvensi Nicea ini gereja kembali mengalami masalah. Ada 2 kelompok: Kelompok Atanasius dan kelompok Arius. Kelompok Arius sangat marah terhadap pengikut Atanasius, dan mereka menyebarkan hal-hal yang tidak baik tentang gereja-gereja yang ada pada saat itu. Pengikut-pengikut Arius mengatkan bahwa Yesus bukan Allah, Ia Manusia saja. Jadi pada saat itu para pemimpin Gereja menghadapi masalah yang berat untuk mencari solusinya. Mereka mengusulkan pertemuan kembali, untuk mencari penyelesaian masalah ini.

 

2 Konsili Konstantinopel (381M)

Konstantinopel adalah Ibukota Yunani. Hal-hal yang perlu dicatat dalam Konsili ini adalah:

*) Dihadiri 150 Bishop

*) Doktrin Trinitas disahkan

*) Doktrin Roh Kudus disahkan

Pertemuan ini terjadi sekitar 60 tahun setelah Konvensi Nicea. Mengapa hanya dihadiri oleh 150 Bishop? Karena pengikut Arius tidak ikut serta, mereka tidak bersedia hadir. Jika kita amati, pertikaian mereka sama dengan pertikaian gereja masa kini. Dalam pertemuan ini mereka mensahkan Doktrin Trinitas. Sejak Konsili Konstantinopel ini, setiap orang yang tidak mengakui Doktrin Trinitas, akan di anggap sesat, dan bukan Kristen.

Katolik Roma percaya kepada Doktrin Trinitas, bahkan sampai hari ini. Ortodox Yunani, Ortodox Mesir, Ortodox Siria juga mengakui Doktrin Trinitas. Dikemudian hari kaum Protestan juga mengakui Dotrin Trinitas. Jadi Trinitas adalah Doktrin Utama Kristen. Dewasa ini Gereja Katolik Roma, dan Gereja-gereja Ortodox, mengubah doktrin mereka.

Salah satu tanda dari kedatangan Yesus yang ke 2x adalah gereja gereja akan mengubah Doktrin Trinitas. Mereka akan mendistorsi kebenaran Injil. Dewasa ini dalam semua denominasi gereja, termasuk Protestan, banyak Teolog yang menyangkal Doktrin Trinitas. Juga di Indonesia diyakini seperti itu, banyak pengajar yang menyangkal Doktrin Trinitas. Bahkan dalam beberapa pengajaran dikatakan bahwa Yesus bukan hanya ditemukan di dalam kekristenan saja. Dikatakan bahwa Yesus ada di dalam Islam, Yesus ada di dalam Budha, jadi di dalam setiap agama ada Yesus. Setiap orang, oleh karenanya, akan diselamatkan, tanpa melihat agama mereka. Ini yang disebut Pluralisme Agama. Dewasa ini banyak Teolog yang bahkan tidak percaya bahwa Yesus pernah hidup di abad pertama. Mereka mengatakan bahwa Yesus memang pernah ada tetapi Ia tidak menggunakan tubuh jasmani tetapi hanya dalam bentuk roh. Banyak teolog liberal yang mengajarkan ini.

3. Konsili Efesus (431M)

Efesus adalah Ibukota Asia Kecil. Hal-hal yang perlu dicatat dari Konsili ini:

*) dihadiri oleh 250 Bishop

*) Gereja Katolik Roma mengusulkan doktrin-doktrin baru:

a. Doktrin Keperawanan Maria yang kekal

b. Doktrin bunda kudus Maria

c.Doktrin kebobrokan total manusia disahkan

 

Sekitar 50 tahun sesudah Konsili Konstantinopel. Dalam pertemuan ini lebih banyak Bishop yang hadir. Pertemuan ini diprakarsai oleh Gereja Roma Katolik. Gereja Katoliklah yang mengundang gereja-gereja untuk bertemu di Efesus. Dalam pertemuan ini Gereja Katolik mengusulkan 2 doktrin mengenai Maria. Yang pertama adalah Doktrin ”keperawanan Maria yang kekal” dan yang kedua adalah “bunda kudus Maria”. Gereja Katolik berusaha meninggikan Maria.

Kedua usulan doktrin itu tidak diterima oleh gereja-gereja, yang membuat Gereja Katolik Roma tidak puas. Tetapi di dalam Konsili ini mereka menerima 1 doktrin yaitu Doktrin Kebobrokan Total Manusia. Ini mengesahkan bahwa semua manusia lahir dalam dosa. Dan manusia sudah rusak, dan tidak bisa menyelamatkan dengan kemampuan sendiri. Setelah konsili ini, Gereja Katolik Roma terus berusaha memaksakan agar gereja-gereja lain bersedia menerima 2 Doktrin tentang Maria tersebut. Mereka berusaha terus selama 20 tahun agar keempat gereja lain menerimanya.

 

4. Konsili Kalsedon (451M)

 

Kota Kalsedon terletak di antara Konstantinopel dan Nicea. Hal-hal yang perlu dicata dari Konsili ini adalah:

a. Dihadiri 500-600 Bishop

b.Doktrin keilahian Yesus dan kemanusiaan Yesus disahkan

c. Dua doktrin tentang Maria disahkan

 

Dua puluh tahun kemudian mereka berkumpul di Kalsedon, kota yang terletak di antara Konstantinopel dan Nicea. Pertemuan ini dihadiri banyak bishop. Dalam pertemuan ini disahkan Doktrin Keilahian dan kemanusiaan Yesus dan juga kedua Doktrin tentang Maria. Karena itulah Gereja Katolik Maria mulai menyembah Maria, juga Gereja Ortodox Yunani, karena doktrin itu sudah disahkan, juga gereja ortodox Rusia, Ortodox Siria, Ortodox Mesir, semua menyembah Maria.

Demikianlah pelajaran yang kita bahas tentang perkembangan sejarah dan doktrin gereja selama empat abad.

Pelajaran selanjutnya adalah membahas sekilas perjalanan pelayanan Rasul Paulus.

Mari kita lanjutkan

Tinggalkan Komentar

Silahkan login untuk memberikan komentar.