TRINITAS DAN KRISTOLOGI 13 FAKTA UTAMA YANG MEMBUKTIKAN YESUS

263 viewers

 

Di dunia telah berkembang dua paham teologi liberal tentang historitas Yesus. Yang pertama percaya bahwa Yesus benarbenar ada dalam sejarah manusia tetapi bukanlah Mesias dan Allah. Mereka percaya Yesus hanya seorang manusia biasa yang sangat cerdas, meninggal dan tidak bangkit lagi. Pandangan ini menempatkan Yesus hanya sebatas salah seorang dari pendiri agama besar di dunia seperti Muhammad dan Budha, yang kebaikannya perlu ditiru.

 

Yang kedua percaya bahwa Yesus tidak pernah ada secara fisik, hanya ciptaan para sejarawan gereja. Namun kelompok teolog ini mengatakan ajaran Yesus patut diteladani agar manusia menjadi lebih baik. Roh Yesus pada dasarnya adalah ajaran dan gaya hidup-Nya, bukan Yesus yang hidup secara rohaniah.

 

Namun sejarah masih meninggalkan dokumen-dokumen penting yang membuktikan bahwa Yesus Kristus itu pernah hidup, mati dan bangkit, seperti berikut ini:

 

1.Dokumen yang ditulis oleh penulis non- Kristen

(1) Kornelius Takitus (Ahli Sejarah)

Pada abad pertama ada seorang sejarawan Romawi yang sangat terkenal bernama Kornelius Takitus. Ia melayanani dibawah 6 raja di Roma. Ia juga politikus, dan menjadi gubernur di Turki. Kornelius Takitus menulis 2 buku:

a. Annals (14-68M hingga kematian Nero). Buku ini mencatat peristiwa yang terjadi antara tahun 14 sampai 68M. Tahun 68M adalah tahun kematian kaisar Nero, raja yang sangat kejam menganiaya umat Kristen pada waktu itu. Ia membunuh banyak orang Kristen. Ia yang membunuh Rasul Petrus dan Paulus. Rasul Petrus dibunuh pada tahun 65M dan Rasul Paulus dibunuh pada tahun 68M. Setelah Nero membunuh Rasul Paulus, dia bunuh diri. Pada tahun 64 Kaisar Nero membakar seluruh kota Roma, separuh kota Roma waktu itu dihancurkan. Warga Roma saat it mengeluh terhadap kaisar Nero, dan Nero berkata ia tidak membakarnya, tetapi orang-orang Kristenlah yang membakarnya. Jadi orang-orang Kristenlah yang disalahkan atas peristiwa ini. Karena itu banyak orang Kristen yang dibunuh. Peristiwa ini dicatat dalam buku Annals. Dalam buku Annal volume xv p.44 ditulis: “Nero menuduh orang Kristen membakar seluruh kota Roma. Hal ini disebabkan karena orang Kristen adalah pengikut Yesus, yang penyalibanNya diperintahkan oleh Pilatus”. Jadi jelaslah bahwa kitab yang ditulis Kornelius Takitus, sebagai non-Kristen, dan yang membenci orang Kristen, mencatat bahwa Yesus pernah hidup dan bahwa ada peristiwa penyaliban Yesus Kristus. Kornelius Takhitus adalah pemeluk agama Babel, bukan Kristen bahkan ia membenci Kristen. Tetapi sebagai sejarawah ia harus mencatat semua persitiwa sejarah.

b. Lucia dari Samosata (abad ke2)

Lucia adalah ahli sejarah Roma pada abad ke 2. Ia menulis buku, yang sangat terkenal yaitu “The Death of Peregrine”. Dalam bukunya pada halaman 11-13 ia menulis :Umat Kristen menyembah seorang yang sangat berhikmat yang disebut Yesus. Pemerintah Roma menyalibkannya, sesudah penyalibanNya, pengikutNya menyebut diri mereka “saudara”. Mereka saling berbagi kepunyaan mereka satu sama lain”.

Jika saudara pergi ke perpustakaan Kristen, saudara bisa mencari buku “The Death of Peregrine”.

 

2 Dokumen yang ditulis oleh orang Yahudi

(1) Flavius Yosephus (37-100M)

Ia sejarawan Yahudi yang terkenal, orang Farisi, pemimpin politik, dan seorang jenderal.

Bukunya berjudl “Jewish Antiquites”. Antiquites itu artinya sejarah lengkap. Dalam vol IX, hal.28 (94M) ia menulis:

“Yesus mengadakan banyak mujizat, Ia adalah orang baik, guru yang berhikmat, banyak orang Yahudi dan bukan orang Yahudi mengikuti Dia. Pontius Pilatus menyalibkanNya.Dia bangkit kembali 3 hari sesudah meninggal, murid-muridNya mengikuti Dia. Mereka disebut Kristen, karena mereka pengikut Kristus. Hingga saat ini (94M) banyak orang yang menaati pengajaran dan doktrinNya”

Pada waktu itu orang Yahudi hanya sedikit yang percaya Yesus.

 

Flavius Yosephus adalah sejarawan yang paling terkenal pada abad pertama , ia lahir pada tahun 37. Rasul Paulus meninggal tahun 68M. Perjalanan I dan III Paulus tahun 46-57M. Jadi Flavius Yosephus pada waktu itu (setelah Perjalanan Misi ke III) berusia 20 tahun. Rasul Paulus menjadi Kristen pada tahun 35M. Dua tahun setelah pertobatan Paulus, Flavius lahir. Rasul Paulus dan Flavius hidup bersama pada waktu itu. Harus dicatat bahwa Flavius adalah orang yang sangat terkenal. Banyak Teolog yang membaca buku Flavius ini, karena banyak peristiwa yang tidak dicatat di Alkitab, dicatat olehnya. Ia menulis buku ini 6 tahun sebelum meninggal (94M). Kitab Wahyu ditulis oleh Rasul Yohanes pada tahun 95.

Jadi semua dokumen ini membuktikan bahwa Yesus hidup pada abad pertama dan Ia mati di salib, dan Pontius Pilatus menyetujui hukuman ini. Semua Injil, Matius, Markus, Lukas, Yohanes disetujui oleh para sejarawan yang non Kristen ini. Jadi Alkitab kita bukanlah buku yang dikarang manusia, tapi ilham dari Tuhan. Jadi para teolog liberal yang mengatakan bahwa Yesus tidak pernah ada, mereka sebenarnya buta rohani, karena tidak bisa melihat keberadaan Yesus yang sesungguhnya.

 

.

Tinggalkan Komentar

Silahkan login untuk memberikan komentar.