TRINITAS DAN KRISTOLOGI 15 PRA-EKSISTENSI YESUS

525 viewers

 

 

Pra-eksistensi Yesus artinya Yesus sudah ada pada masa Perjanjian Lama. Banyak orang Kristen berpikir bahwa Yesus hanya ditemukan di dalam Perjanjian Baru. Mereka memahami bahwa Yehova di dalam Perjanjian Lama berbeda dengan Yesus di dalam Perjanjian Baru. Karena itu, mereka memisahkan Allah di dalam Perjanjian Lama dengan Yesus di dalam Perjanjian Baru. Dan karena pemisahan ini, mereka tidak bisa membaca Alkitab dalam satu hubungan atau pertalian yang jelas dan tidak bisa melihat Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru sebagai satu buku. Sebagai hasilnya, perspektif dan pandangan rohani mereka tentang Yesus samar-samar dan tidak terfokus. Di samping itu, mereka mengalami kesulitan untuk memahami doktrin Trinitas dan juga lemah dalam memahami kristologi yang berorientasi pada Yesus. Pra-eksistensi Yesus berarti Yesus sudah ada sebelum sejarah manusia dan bahkan sebelum penciptaan. Bukan hanya itu saja, Yesus sepenuhnya berkuasa atas keberadaan alam semesta dan segala isinya sejak penciptaan sampai sekarang. Itu sebabnya Alkitab berkata bahwa Yesus adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Yesuslah yang memulai penciptaan, dan Ia juga yang akan mengakhiri sejarah segala makhluk.

(Trinitas & Kristologi-Rev.Thomas Hwang Ph.D-hal.179)

 

TIMELINE KEJATUHAN ADAM HINGGA YESUS

 

 

Yesus tidak hanya terdapat di dalam Perjanjian Baru saja. Banyak orang Kristen mengira bahwa Yesus hanya hidup di jaman Perjanjian Baru saja. Mereka tidak percaya bahwa Yesus juga hidup di dalam Perjanjian Lama. Yesus, Allah yang kita sembah, adalah Allah yang omnipresence (Maha Hadir). Yesus berada dalam setiap waktu dan setiap tempat. Yesus yang hidup dalam Perjanjian Baru dengan nama Yesus, tetapi di dalam Perjanjian Lama Ia punya nama berbeda. Kita akan menemukannya.

Yohanes 8:56-58 Abraham hidup di sekitar 2166SM, sedangkan Yesus hidup sekitar 30M, jadi mereka hidup berjarak 2000 tahun. Yesus dalam kutipan Yohanes 8:56-58 mengatakan bahwa Ia sudah ada sebelum Abraham lahir. Yesus mengatakan ini kepada orang Yahudi, dan orang Yahudi percaya bahwa Abraham adalah Bapa mereka, sehingga penghormatan mereka kepadanya sangat tinggi. Dan mereka tahu bahwa Abraham hidup 2000 tahun yang lalu. Sementara Yesus berani mengatakan itu, waktu itu Ia adalah tukang kayu di Nazareth, bahwa Ia hidup bersama Abraham. Dan orang Yahudi mengatakan “kamu gila”. “Kamu bahkan belum berusia 50 tahun”. Bagi orang Yahudi usia 50 tahun dianggap usia dimana manusia cukup bijaksana/berhikmat. Dan Yesus menjawab orang Yahudi “Aku sudah ada sebelum Abraham” Dan orang Yahudi ingin membunuhNya. Itulah ceritanya.

Hakekat Yesus yang kekal memang tidak bisa dicerna akal, karena hakekat manusia terbatas dan fana. Ini yang menjadi masalah berabad-abad dan menjadi kendala dalam menginjili seseorang sekarang ini.

Untuk mempelajari kehidupan Yesus Kristus dalam Perjanjian Lama, mari ikuti terus Seri Belajar Mandiri ini

 

 

Tinggalkan Komentar

Silahkan login untuk memberikan komentar.