TRINITAS DAN KRISTOLOGI 16 PRA-EKSISTENSI YESUS BEBERAPA CATATAN DARI PERJANJIAN LAMA

322 viewers

 

 

JAMAN ABRAHAM (Kej 14:1-24)

Pada waktu itu ada 5 kerajaan di sekitar kota Sodom. Di sekitar Iran di utara ( yang pada waktu itu disebut Persia/teluk Persia), ada 4 kerajaan. Kerajaan-kerajaan itu saling bermusuhan. Kerajaan di teluk Persia lebih kuat daripada kerajaan di Sodom, jadi kerajaan-kerajaan di Sodom selalu mempersembahkan uang kepada kerajaan-kerajaan di sekitar teluk Persia. Suatu hari raja-raja di Sodom menghentikan pemberian upeti, oleh karena itu raja-raja di teluk Persia menyerang kerajaan di sekitar Sodom. Inilah cerita yang terdapat dalam Kej 14:1-3. Saat itu Abraham tinggal di Hebron. Keponakan Abraham, Lot, meninggalkannya dan keluarga Lot tinggal di kota Sodom. Semasa Lot tinggal di Sodom, raja-raja dari Persia menyerang kota Sodom. Dan penyerangan ini sampai kepada Abraham di Hebron. Mendengar tentang peperangan ini Abraham kuatir akan keponakannya, dan raja-raja yang menyerang itu melarikan diri ke Damascus Siria. Abraham mengalahkan mereka sehingga harus melarikan diri ke Damaskus, dan merampas harta benda mereka. Setelah mengalahkan raja-raja Persia itu Abraham mengunjungi raja Salem dalam perjalanannya kembali ke Hebron. Itu adalah kunjungan pertama. Pada waktu itu nama kota Yerusalem adalah Salem. Raja Salem bernama Melkisedek.

Siapakah Melkisedek? Tokoh ini sangat misterius, Ia dikatakan “tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah”. Namanya muncul secara singkat dalam Kejadian 14:18 lalu dalam Mazmur 110:4 dan kemudin dalam Ibrani 7:1-10. Melalui pembuktian berbagai tradisi Yahudi, keimaman dan wujud adikodratinya, Melkisedek adalah perwujudan Yesus. Itu lah Yesus, Allah Omnipoten, yang bisa hidup di mana saja dan di jaman apa saja sesuai dengan perkenanNya. Dari perspektive kita sebagai manusia mungkin sulit dimengerti, tetapi dari perspektive Allah Ia bisa melakukan apapun yang Ia mau. Dalam Perjanjian Lama sering terjadi Yesus mentransformasi diriNya dalam rupa manusia lalu Ia kembali ke surga lagi. Bagaimana kita bisa tahu? Mari kita pelajari dari Yohanes 8:56-58

Catatan ini membuktikan bahwa Yesus sudah ada di dunia, hanya munculnya bukan secara ragawi seperti ketika Ia lahir ke dunia, tetapi mewujud dalam sosok Melkisedek.

 

JAMAN ABRAHAM (Kej 16:7-14: “Malaikat TUHAN” )

 

Ini adalah catatan tentang janji Tuhan kepada Hagar, hamba Sarai yang dinikahi Abraham sebagai jalan untuk memperoleh keturunan. Hagar kemudian mengandung dan menjadi sombong terhadap Sarai. Kemudian Sarai menindas Hagar, sehingga ia lari meninggalkan Sarai. Tetapi dalam pelariannya itu Malaikat Tuhan menampakkan diri kepadanya. Ia diminta untuk kembali kepada Sarai dan merelakan diri untuk ditindas. Pada saat itu pula Hagar menerima janji untuk mendapat keturunan sangat banyak.

Di dalam Alkitab jika ada catatan “Malaikat TUHAN”, maka itu artinya ada dua kemungkinan:

Yang dimaksud adalah malaikat sesungguhnya atau Yesus dalam rupa Malaikat.

Dalam konteks ini siapakah Malaikat TUHAN itu? Apakah ini Yesus atau malaikat? Dia adalah Yesus.

Bagaimana kita membuktikannya? Dalam ayat 10 tertulis :“Aku akan membuat sangat banyak keturunanmu, sehingga tidak dapat dihitung karena banyaknya.”

Yang berhak memberi Janji seperti adalah TUHAN. Seandainya itu dikatakan oleh Malaikat maka ia harus mengatakan: “TUHAN memerintahkan kepadaku untuk mengatakan……..” karena Malaikat tugasnya hanya melaksanakan perintah TUHAN.

Jadi disini kita bisa memastikan bahwa yang muncul sebagai Malaikat itu bukan Malaikat biasa, melainkan Yesus sendiri.

 

JAMAN ABRAHAM (Kej 18:1-Kej19:1)

Dalam catatan ini dikisahkan Abraham kedatangan tiga tamu. Misi kedatangan itu adalah untuk menyatakan kembali janji bahwa Abram dan Sarai akan mempunyai keturunan, walaupun mereka sudah uzur. Misi kedua dari kunjungan itu adalah untuk mengeksekusi pemusnahan Sodom dan Gomora yang membuat Abraham sedih, karena keponakannya tinggal di kota Sodom. Abraham pun bernegosiasi dengan ALLAH, mulai dari 50 sampai 10 orang. Tapi orang benar di Sodom tidak sampai 10 orang, sehingga keputusan ALLAH tidak dapat dibatalkan.

Pada pasal 19:1 ditulis bahwa malaikat yang datang ke Sodom ada dua, bukan tiga. Sehingga kita dapat simpulkan satu Malaikat yang berbicara di pasal 19:16-33 adalah Yesus, dalam rupa Malaikat datang menemui Abraham dan menghancurkan Sodom dan Gomora.

Dalam Ibrani 13:2 dikatakan bahwa memberi tumpangan orang bisa menjadi kesempatan untuk menjamu malaikat-malaikat.

 

JAMAN MUSA (Ibrani 11:24-26)

Dalam catatan ini Yesus mengunjungi Musa ketika ia berada di istana Firaun. Yesus memerintahkan Musa untuk meninggalkan istana itu dan untuk itu Yesus menjanjikan upah. Itulah alasan Musa untuk meninggalkan istana. Dan sesudah Musa membebaskan Israel dari Mesir, mereka mengembara di padang pasir selama 40 tahun. Dalam kurun waktu 40 tahun itu Yesus juga terus menerus mengunjungi Musa. Jadi dalam kitab Keluaran Yesus muncul dalam banyak wujud.

(1Kor 10: 1-4) Ayat 4 mengatakan bahwa Yesus muncul dalam bentuk batu-batu karang. Pada akhir perjalanan mereka di padang gurun, Musa memukul batu karang itu dua kali, padahal sebenarnya saat itu Yesus hadir dalam wujud batu karang. Itulah sebabnya Musa tidak diperbolehkan Tuhan masuk ke tanah Kanaan.

MASA PARA NABI

Elia-Maleakhi

Mat 23:37 mencatat: Yerusalem, Yerusalem engkau telah membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, ama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau.

Jelas “Aku” di situ adalah Yesus.

Yesuslah yang mengutus nabi-nabi, karena umat Israel telah menyembah berhala. Waktu Yesus mengatakan ini Ia berumur 33 tahun, 4 hari sebelum Ia disalib. Jadi Matius 23 ini terjadinya Selasa. Ia mengatakan kepada pemimpin Yahudi bahwa Ialah yang telah mengutus para nabi kepada umat Israel.

Dalam Perjanjian Lama sering kita membaca kalimat “Allah mengutus Yesaya” Allah memilih Yeremia”. Dalam Perjalanan Lama tidak pernah nama Yesus disebut. Tetapi sebenarnya Tuhan Yesus lah yang mengutus para nabi-nabi Perjanjian Lama.

Why 1: 1-8. Yesus adalah Alfa dan Omega. Yang Awal dan yang Akhir. Alfa berarti bahwa Ialah yang memulai Omega berarti bahwa Ialah yang akan mengakhiri sejarah dunia ini.

Ayat 17 Yohanes tersungkur takut, dan dikuatkan oleh Yesus: “Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan yang Akhir” . Dalam Wahyu 22:13 Yesus namanya Alfa dan Omega

Yesaya 750SM

Yesus menampakkan diri( Yes 44:6) kepada Yesaya: Akulah yang terdahulu, Akulah yang terkemudian. Nama Yesus disebut Yang terdahulu dan Yang terkemudian, nama itu merujuk kepada Yesus.

Yesus sudah ada bahkan sebelum Pernciptaan sampai kepada Kekekalan

Jangan membatasi Yesus hanya pada Perjanjian Baru saja. Kalau kita hanya membaca Perjanjian Baru saja kita tidak dapat memahami dengan jelas. Jadi nama-nama seperti Yehovah atau Tuhan Allah, itu bukan merujuk kepada Allah Bapa, tapi kepada Yesus. Allah Bapa tidak dapat kita ajak bicara, tidak bisa melihatNya, hanya kemuliaanNya saja yang bisa kita bisa lihat

Di dalam Perjanjian Lama Yesus kadang muncul dalam bentuk manusia, dalam bentuk batu karang, dan juga Malaikat. Bahkan Yesus pun ada di tengah-tengah kita. Yesus bisa berada di Asia atau di Afrika pada waktu yang sama. Yesus ada di rumah kita, dalam keluarga kita, bersama anak dan keluarga. Jadi mari kita membuka mata rohani kita bahwa Yesus ada dimana-mana. Walaupun kita berpisah dengan anak atau keluarga, Yesus bersama mereka. Bagaimana kita meyakininya?

Namun tidak semua orang Kristen bisa melihat Yesus. Ia hanya bisa dilihat oleh orang Kristen yang mata rohaninya telah terbuka, bagaimana itu? LIhat Mat 5:8 yaitu “orang yang suci hatinya”

Buanglah sifat-sifat yang kotor, kekhawatiran, cinta uang, kebencian, amarah, dari dalam hati, Yesus akan memberikan hati yang baru.

 

Lanjutkan terus belajar, agar rahasia tentang keselamatan semakin terbuka bagi kita.

Tinggalkan Komentar

Silahkan login untuk memberikan komentar.