TRINITAS DAN KRISTOLOGI 17 BERBAGAI NAMA UNTUK YESUS

336 viewers

Alasan Allah menyatakan nama-Nya

Allah Trinitas adalah Allah yang Kudus. Kudus berarti terpisah dari makhluk ciptaan. Ketika kita berkata “Allah yang Kudus” ini berarti, Allah terpisah dari makhluk ciptaanNya. Sebagai makhluk ciptaan, kita tidak mungkin bisa sederajat dengan Pencipta dan bagi kita juga tidak ada cara untuk menjadi sederajat dengan Pencipta. Pikiran Pencipta sama sekali berbeda dengan pikiran kita. Kita bahkan tidak boleh membandingkan-bandingkan Pencipta dan ciptaan dengan cara kita. Karena itu, ciptaan memiliki nama tetapi Pencipta tidak seharusnya memiliki nama, karena ciptaan tidak boleh dan tidak sewajarnya menyebut Allah dengan nama. Semestinya manusia tidak boleh menyebut bahkan memanggil Allah de- ngan nama, karena memanggil-Nya dengan menggunakan bahasa manusia tidaklah sopan. Bahkan dalam keberadaan manusia pun umumnya anak-anak tidak boleh memanggil ayah mereka dengan nama. Anak hanya boleh memanggil ayahnya dengan kata “bapa.” Dengan cara yang sama, umat ciptaan tidak boleh memanggil Allah dengan nama. Kita sebenarnya tidak boleh memanggil Allah dengan berkata, “Allah Bapa, Allah Anak, Allah Roh Kudus,” dsb. Tetapi, demi kepentingan kita dan untuk berhubungan dengan kita, Allah mengajarkan kita untuk memanggil-Nya dengan nama tertentu. Oleh karena itu, mengijinkan anak-anak-Nya untuk memanggil diri-Nya dengan bahasa manusia merupakan tanda khusus dari kasih Allah.
(Rev.Thomas Hwang,Ph.D – Trinitas & Kristologi – hl 23)

NAMA-NAMA ALLAH (YESUS)
Dalam 10 Perintah Allah dikatakan bahwa kita tidak boleh menyebut nama Allah dengan sembarangan. Kita boleh menyebut tapi tidak menyebut dengan sia2. Apa tujuan Allah memberikan namaNya kepada kita?
Agar Allah memiliki persekutuan dengan manusia sebagai rekan sekerja.(Kej 1:26-28)

Sedangkan tujuan dari persekutuan tersebut adalah:
1. Mengajar manusia untuk menaati tujuan penciptaan (Yes 43:7-21)
2. Mengajar manusia untuk mengakui identitas Allah dan ciptaan
3. Berbagi kasih, kemurahan, anugerah dan damai Pencipta dengan manusia

Kejadian 1:26-28 mengatakan bahwa manusia akan menaklukkan semua ciptaanNya. Jadi kita adalah rekan sekerja Allah. Untuk menjadi rekan sekerja Allah tentu kita harus bisa berkomunikasi dengan Allah. Agar bisa berkomunikasi dan bersekutu dengan Allah, maka Ia memberikan nama-namaNya kepada manusia.
Menjadi tugas kita lah mengajar semua ciptaan tentang tujuan penciptaan Allah, bukan hanya mengajar tetapi juga membimbing, membagi kasih Tuhan. Kita adalah pemimpin bagi semua ciptaan Allah.
Itu lah alasan mengapa Allah memberikan namaNya kepada kita.

NAMA-NAMA UNTUK ALLAH BAPA

Allah yang tidak Kelihatan /Invisible God (Kol 1:15)
Tidak banyak nama Bapa dicatat dalam Alkitab karena kita tidak bisa melihat dan berdialog dengan Dia (Yoh 1:18; 1 Tim 6:16). Kedua ayat ini menjelaskan bahwa Allah Bapa adalah invisible, tidak dapat dilihat. Manusia hanya bisa melihat kemuliaan Allah. Kita hanya bisa berdialog dengan Yesus, dan melihat Yesus.
Elohim (bentuk jamak, jadi merujuk kepada Allah Tritunggal)
(Kej 1:1; Yoh 1:18; 3:16)
Allah Kristen adalah Elohim, Allah Trinitas, tiga Pribadi . Dibandingkan dengan Allah Islam, maknanya berbeda. Walaupun sama-sama berbunyi “Allah”, tetapi maknanya berbeda. Jadi nama Allah Bapa juga masuk di Elohim. Elohim juga bisa merujuk nama Yesus, juga bisa merujuk kepada Allah Rohkudus. Ketika orang Kristen menyebut nama Allah, itu merujuk kepada Allah Trinitas.
3. Bapa (Yoh 1:18. 6:37. 17:1)
4. Allah Yang Mahatinggi (Luk 1:32)
Ini berarti Allah yang berada di tempat yang Maha Tinggi. Allah Bapa berada di takhtaNya di surga, Yesus juga ada di sana, tetapi Yesus juga berada bersama umatNya dibumi ini melalui Roh Kudus.

5. Lindungan Yang Mahatinggi (Maz 91:1 ; Lukas 1:32)
Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa. Yang Mahatinggi merujuk kepada Allah Bapa

Kita biasanya berdoa “ Bapa kami yang di Surga”. Ketika menyebutkan Kerajaan Surga seharusnya hati kita langsung mengarah ke Tahta Bapa. Ketika kita menyebutkan “Bapa kami yang di Surga” kita perlu merenungkan sungguh-sungguh dan mengarahkan hati kepada Bapa. Dengan berdoa seperti ini kita akan berada dalam cahaya Allah, Yesus akan bersama kita, dan kita akan berada dalam naunganNya. Agar bisa berdoa seperti ini kita perlu memiliki hati yang suci, tidak ada iri, tidak ada kebencian, dan kemarahan, tanpa roh yang tidak mengampuni, tanpa rasa permusuhan, dan kepahitan. Jika masih ada hal-hal ini dalam hati kita kita tidak bisa berdoa seperti ini.
Maz 91:1 merujuk ke Allah Bapa

NAMA-NAMA ROH KUDUS
Allah Roh Kudus dekat dengan kita, namun kita tidak dapat melihat dan menghubungiNya. Sama seperti kita tidak dapat menemukan banyak nama Allah Bapa dalam Alkitab, begitu juga dengan Allah Roh Kudus.
1. Roh Kudus (Kis 16:2)
2. Roh Allah (Rom 8:9 ; 1Pet 4:14; 1Yoh 4:2
3. Penghibur,Penolong, Penasihat, Pembela (Yoh 14:16)
4. Roh Kebenaran (Yo 14:17; 1 Yoh 4:6)
5. Roh Yesus (Kis 16:7)
6. Roh Tuhan (Maz 104:30; Kis 8:39)
7. Roh Bapa (Mat 10:20)
8. Roh Anak (Rom 8:15; Gal 4:6)
9. Roh Kristus (Rom 8:9; 1 Pet 1:11)
10. Elohim (Kej 1:1
11. Tuhan (Luk 5:17)
Dalam Alkitab bahasa Indonesia kata “Tuhan” terkadang merujuk kepada Allah Bapa, terkadang kepada Yesus, tapi dalam Luk 5:17 merujuk kepada Roh Kudus, yaitu Roh yang memberi kuasa kepada Yesus.
Kita dapat menemukan ayat-ayat Alkitab bahwa Trinitas disebut Tuhan (Mark 12:29-30) yaitu kita dapat menyebut Allah Bapa (Luk 1:32) dan Allah Roh Kudus (Luk 5:17) sebagai Tuhan. Namun kita hanya bisa menemukan beberapa nats dalam Alkitab yang digunakan untuk menyebut kedua Pribadi tersebut, yaitu Allah Bapa dan Allah Roh Kudus sebagai Tuhan. Alasannya adalah sebagai berikut:
Meskipun Allah Bapa dan Allah Roh Kudus berpartisipasi dalam rencana keselamatan (Kej 3:15), Allah Anaklah, yaitu Yesus, yang berinkarnasi sebagai “Keturunan Perempuan” dan mati di atas salib. Namun Allah Bapa dan Allah Roh Kudus turut berbagi penderitaan salib dengan Yesus.
Karena Yesus menjadi Manusia yang utuh untuk memiliki persekutuan dalam sejarah manusia, manusia akan merasa lebih dekat dengan Yesus daripada Allah Bapa dan Allah Roh Kudus. Jadi manusia umumnya menyebut Yesus, yaitu Allah Anak sebagai Tuhan, Juruselamat, Raja kita dan Sahabat kita, bukan Allah Bapa dan Allah Roh kudus.
Setelah kita teliti, memang di dalam Alkitab tidak ada banyak nama yang merujuk kepada Allah Bapa dan Roh Kudus, tetapi untuk Yesus ada banyak nama yang ditemukan dalam Alkitab, mengapa? Karena Yesus adalah Tuhan kita, dan Alkitab memang ditulis untuk mencatat pekerjaan Yesus (Yoh 5:39). Dalam ayat ini dijelaskan bahwa seluruh kitab suci (Alkitab) memberi kesaksian tentang Yesus, bukan Allah Bapa atau Roh Kudus.
Alkitab adalah kesaksian tentang Yesus. Tidak satupun cerita tentang Allah Bapa juga tidak tentang Roh Kudus. Walaupun mereka setara tetapi Alkitab secara eksklusif menceritakan tentang Yesus Kristus. Alasannya adalah bahwa Yesus menjadi manusia, mati bagi manusia untuk memberikan keselamatan bagi kita. Allah Bapa tidak mati, Allah Roh Kudus juga tidak mati untuk kita, tetapi Pribadi yang kedua yaitu Yesus Kristuslah yang datang ke dunia dan mati untuk kita. Kita memang berhutang kepada Allah Tritunggal, tetapi secara khusus kita berhutang banyak kepada Yesus. Tentu saja kasih Allah Bapa juga hadir ketika Yesus disalib, kasih Allah Roh Kudus juga hadir di sana. Ketika Yesus di siksa tentu Allah Bapa juga menderita begitu pula dengan Allah Roh Kudus, tetapi Pribadi yang sungguh-sungguh menderita secara fisik adalah Allah Putera; Jadi Alkitab adalah cerita tentang Yesus untuk kita. Ketika kita nanti di surga, kita akan mendapat lebih banyak lagi Pelajaran Alkitab, tentang Allah Bapa dan Allah Roh Kudus. Kita akan belajar lebih banyak lagi dan menjadi sibuk lagi di surga, tapi ketika masih di dunia ini, Alkitab yang di berikan kepada kita hanya menyaksikan Yesus Kristus. Itulah sebabnya di dalam Alkitab terdapat banyak sekali nama untuk Yesus Kristus.

NAMA-NAMA YESUS DI DALAM PERJANJIAN LAMA
Allah (Elohim Kej1:1) Yehovah (Yahweh) Allah (Elohim Kej 2:4)
Melkisedek (Kej 14:18) Malaikat Tuhan (Kej 16:7 ; Kel 3:2)
Yehovah Jireh (Kel 22:14) AKU ADALAH AKU (Kel 3:14) Yehovah Rapha (Kel 15:26)
Yehovah Nisi (Kel 17:15) Yehova Shalom (Hak 6:24)
Yang Mahakuasa (Maz 91:1). Tempat berlindung, Perisa (Maz 91:2). Gunung Batu Keselamatan (Maz 95:1) Batu Penjuru (Maz 118:22). Bung Mawar dari Sharon. Bunga Bakung di lembah-lembah (Kid 2:1) Imanuel (Yes 7:14). Gunung Batu yang Kekal (Yes 26:4) Raja yang Memerintah menurut Kebenaran (Yes 32:1). Yang Terdahulu dan Terkemudian (Yes 41:4). Raja Israel (Yes 44:6)Penebus (Yes 44:6) Yehova Shama (Yeh 48:35) Jadi ketika kita membaca Perjanjian Lama dan menemukan nama-nama di atas , itu adalah nama Yesus. Beberapa orang mengatakan bahwa nama-nama itu adalah nama Allah Bapa, tetapi itu salah.

NAMA-NAMA YESUS DI DALAM PERJANJIAN BARU
Yesus (Mat 1:1) Imanuel (Mat 1:23) Anak yang Dikasihi (Mat 3:17) Terang yang Besar(Mat 4:16)
Anak Allah (Mat 8:29) Anak Manusia (Mat 12:8 ; Yoh 3:13) Tuhan atas Hari Sabat (Mat 12:8) PEnghiburan Israel (Luk:2:25) Terang yang menjadi Pernyataan bagi Bangsa-bangsa Lain (Luk 2:32) Raja Yahudi (Luk 23:3) Firman (Yoh 1:1) Pencipta (Yoh 1:3) Terang yang Sesungguhnya (Yoh 1:9) Anak Tunggal (Yoh 1:18) Anak Domba Allah (Yoh 1:29) Mesias (Yoh 1:41) Raja Israel (Yoh 1:49) Bait Suci Yerusalem (Yoh 2:21) Kristus (Yoh 4:25) Juruselamat dunia (Yoh 4:42) Hakim (Yoh 5:27) Roti yang Benar (Yoh 6:32) Roh dari Allah (Yoh6:33) Roti Hidup (Yoh 6:35) Pintu Ke domba-domba (Yoh 10:7) Gemabala yang Baik (Yo 10:11) Pokok Anggur yang Benar (Yoh 15:1) Sahabat (Yoh 15:14) Anak Domba Paskah (IKor 5:7) Batu Karang (1Kor 10:4) Gambar Allah yang tidak Kelihatan (Kol 1:15). Yang Sulung yan Lebih Utama dari Segala yang Diciptakan (Kol 1:16) Ia ada Terlebih Dahulu dari Segala Sesuatu (Ko 1:17) Kepala Gereja (Kol 1:18) Cahaya Kemuliaan Allah (Ibr 1:3) Imam Besar Agung (Ibr 4:14) Melkisedek (Ibr 7:1) Pengantara (Ibr 12;24; 1Tit 2:5) Batu yang Terpilih (1Pet 2:6) Batu sandungan (1Pet 2:8) Gembala Agung 1Pet 5:4) Alfa dan Omega (Wah 1:8) Singa dari suku Yehuda, tunas Daud (Wah 5:5) Raja segala raja dan Tuan di atas segala Tuan (Wah 19:16) Bintang Timur yang Gilang Gemilang (Wah 22:16)

Kalau dihitung nama-nama Yesus di Perjanjian lama dan Perjanjian Baru lebih dari 100, dalam Perjanjian Lama ada 46 dan dalam Perjanjian Baru ada 55.

Mengapa begitu banyak nama yang rendah, hina , dan tidak layak diberi pada nama Yesus? Jawabnya adalah:
Agar Allah bisa mengikuti standar manusia
Karena Yesus ingin berkomunikasi dengan manusia sesuai dengan standar manusia.
Sebagai contoh: jika kita ingin berbicara dengan bayi usia 2 tahun tentang teologia ini maka cara kita menyampaikannya dengan bahasa bayi, kita harus bertingkah seperti bayi 2 tahun itu. Allah Pencipta ingin berbicara dan menyampaikan isi hatinya kepada manusia, maka Ia harus merendahkan derajad Nya sampai kepada derajad manusia. Ini adalah ungkapan kasih Allah kepada kita. Allah yang Maha kuasa mau merendahkan diriNya sampai ke tingkatan manusia untuk menunjukkan kasihNya. Ketika kita merenungkan nama Yesus kita harus merenungkan kasih Allah. Karena seringkali kita salah menggunakan nama Allah kita.

Para pengikut Teologi Kemakmuran menggunakan nama Yesus untuk kemakmuran mereka. Itu adalah Teologi Bayi. Sekarang kita harus lebih meningkatkan Teologi kita menjadi lebih dewasa.

2. Untuk mengajar manusia akan tujuan Trinitas tentang Penciptaan
3. Mengajar kasih Trinitas terhadap manusia
4 Mengajar manusia tentang identitas Allah
5 Mengajar manusia mengakui identitas ciptaan
6 Mengajar manusia tentang tujuan inkarnasi Allah

Lanjutkan terus ke pelajaran berikutnya.

Tinggalkan Komentar

Silahkan login untuk memberikan komentar.