TRINITAS DAN KRISTOLOGI 7 HUBUNGAN ALLAH BAPA DAN ALLAH ANAK

274 viewers

4. Allah Yang Sempurna 

Yesus yang adalah Allah yang sempurna ini, memiliki 2 dimensi, artinya, Yesus yang adalah Allah, pada dimensi lain Yesus adalah Manusisa yang Seutuhnya. Ini adalah misteri.

Filipi 2:6 mencatat: “yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan”. Ayat ini menyatakan bahwa Yesus adalah rupa Allah.

Dalam bagian lain, Kolose 2:9 : Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan.

Dan dalam Yohanes 1:1,14 dinyatakan bahwa Dia pada mulanya bersama Allah sebagai Firman, dan Firman itu adalah Allah dan Firman itu telah menjadi manusia. Jadi Yesus adalah “rupa”Allah, yang didiami oleh Allah secara jasmaniah, jadi Dialah Allah Yang Sempurna atau Allah yang utuh, seluruh kepenuhan Allah ada di dalam Dia.

5. Keilahian Yesus: Catatan dari Konsili Kalsedon (451M)

Doktrin keilahian Yesus yang utuh disahkan dalam konsili ini.

Yesus naik kesurga kira-kira tahun 33, dan 420 tahun kemudian ada banyak ajaran yang bermunculan mengenai keilahian dan kemanusiaan Yesus Kristus, tetapi akhirnya pada sekitar 400 tahun kemudian (tahun 451M )gereja-gereja mengakui Doktrin yang Benar mengenai Keilahian dan Kemanusiaan Yesus, Dia adalah 100% Allah dan 100% manusia. Dan sejak itu semua gereja percaya kepada keilahian Yesus yang seutuhnya. Sejak saat itu gereja mengakui sifat “monogenes” dari Yesus dan bahwa Yesus adalah “Huios” dan juga bahwa Yesus dan Bapa adalah “hen” (satu).

Kedua dimensi Yesus ini memang sangat sulit dimengerti oleh manusia, sehingga mereka juga salah mengerti Yesus. Umat Yahudi pada abad pertama juga tidak mengerti tentang ini. Pemuka Agama Yahudi pun tidak mengerti akan hal ini. Yudaisme hanya mempercayai 1 Bapa, seperti Muslim yang percaya hanya kepada 1 Allah.

Muslim percaya bahwa Yesus adalah salah satu dari nabi. Muslim percaya 5 nabi, Abraham, Musa, Nuh, Isa, Muhammad. Kelima nabi ini disebut yang terdekat dengan Allah. Empat nabi pertama bergelar Alaihisalam, dan yang terakhir Muhammad bergelar Alaihiwasalam artinya yang terakhir. Pekerjaan kita adalah bagaimana menjelaskan message kekristenan ini kepada kaum Muslim. Inilah alasan mengapa kita perlu mengetahui Kristologi dan mempelajarinya dengan benar. Tanpa mengerti Kristologi, kita tidak dapat menjelaskan dengan benar tentang kekristenan kepada mereka.

6. Kemanusiaan Yesus 

Kita harus meyakini bahwa Yesus itu Manusia seutuhnya, dengan pembuktian ayat-ayat berikut:

Yoh 3:13 Tidak ada seorang pun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia.

Anak di sini menggunakan kata “Huios”. Anak Manusia itu siapa? “Dia yang telah turun dari sorga” (the Son of Man)

Dalam penjelasanNya kepada Nikodemus (Yohanes 3:11-13) Yesus mengatakan bakwa meskipun Dia menggunakan tubuh manusia, Dia datang dari surga,.

Fil 2:7 Yesus Mengosongkan keilahianNya

Ayat ini sangat penting. Yesus yang walaupun Allah itu sendiri, mengosongkan diriNya, dan Ia menjadi 100% manusia. Ini konsep yang sangat penting. Allah yang sempurna, mengosongkan seluruh keilahianNya dan menjadi Manusia yang sempurna seperti kita.

 

Jadi sebagai Kristen kita perlu mengetahui 2 dimensi ini secara utuh, Allah yang sempurna dan Manusia yang sempurna.

Yesus datang ke dunia dan mengatakan kepada umat Yahudi bahwa Ia adalah “Huios” dari Allah Bapa. Kami adalah “hen”. Dan kaum Yahudi menyanggah “bagaimana mungkin Engkau yang hanya pemuda 30 tahun mengatakan bahwa Engkau “hen” dengan Allah Bapa? Umat Yahudi mengatakan Yesus menghujat Allah. Sangat mirip dengan Islam. Jika kita mengatakan yang lain daripada yang mereka yakini, maka mereka mengatakan kita menghujat Allah.

Begitulah pandangan umat Yahudi, mereka tidak bisa melihat Allah di dalam Yesus Kristus.

Jika kita membaca Matius 26:57-68, maka Dari bacaan di atas sangat terlihat bahwa umat Yahudi buta tentang siapa Yesus, itu sebabnya mereka perlu membunuh Yesus, karena telah banyak belajar dari Hukum Taurat. Hukum itu tertulis dalam Imamat 24:16.

Yang perlu dipahami di sini ialah bahwa Yesus Allah dan Manusia. Kalau kita mati kemanusiaan kita juga mati, tapi kalau Yesus mati, keAllahanNya tidak mati,disini lah letak misterinya.

Demikian lah pelajaran tentang Hubungan Allah Bapa dan Anak kita selesaikan. Selanjutnya kita akan memepelajari tentang ajaran-ajaran sesat yang pernah berkembang untuk menyangkal kemanusiaan dan keilahian Yesus Kristu. Selamat melanjutkan.

Tinggalkan Komentar

Silahkan login untuk memberikan komentar.