TRINITAS DAN KRISTOLOGI 8 AJARAN-AJARAN SESAT TENTANG YESUS KRISTUS

378 viewers

Mulai abad pertama ada banyak pengajaran sesat tentang Yesus Kristus. Kita harus mencatat bahwa selalu ada dua macam aliran sesat, yaitu yang menentang kemanusiaan dan menentang keilahian Yesus. Di antara pengikut Kristus sendiri banyak yang menyangkal keilahianNya. Bahkan sampai hari ini penyangkalan itu masih berlangsung. Berikut kita akan menguraikan kelompok-kelompok mana saja yang menyangkal.

Ajaran-ajaran sesat dibawah ini muncul pada abad-abad yang berbeda, mulai dari abad pertama.

AJARAN SESAT PADA ABAD PERTAMA

Evionisme

Pada abad pertama, yang pertama kali menyangkal keilahian Yesus Kristus adalah kelompok Evionisme. Kelompok ini sangat terkenal di kalangan gereja Galatia, khususnya orang-orang Yahudi yang berpindah agama menjadi Kristen, mereka tidak bisa percaya akan keilahian Yesus. Ini adalah masalah umat Yahudi. Walaupun mereka berganti agama menjadi Kristen, sulit bagi mereka untuk mempercayai keilahian Yesus, karena mereka sudah diajarkan menyembah Allah Bapa saja. Bahkan sekarangpun, di seluruh dunia juga di antara orang-orang Kristen di Indonesia, masih banyak orang yang tidak percaya akan keilahian Yesus Kristus. Banyak gereja yang tidak yakin dengan keilahian Yesus. Makanya kita perlu mengajarkan keilahian Yesus dengan cara yang sistematis.

2. Doketisme

Kaum Doketisme menyangkal kemanusiaan Yesus.

Doketisme mengakui Yesus sebagai Allah yang utuh, bukan manusia. Doketisme berasal dari bahasa Yunani, yaitu Dokeo, yang berarti “kelihatannya”. Mereka mengatakan Yesus kelihatannya seperti manusia, tetapi bukan. Ia 100% Allah. Kelihatan ajaran ini alkitabiah, tetapi tidak. Yang benar adalah Yesus 100% Allah dan 100% manusia. Oleh sebab itu adalah tugas kita untuk memberi penjelasan kepada mereka yang tidak mengakui keilahian atau kemanusiaan Yesus Kristus.

AJARAN SESAT PADA ABAD KEDUA

Gnostisme (Gnostic)

Ajaran sesat pada abad ke2 adalah Gnostic. Isi ajaran ini adalah sebagai berikut:

* menyangkal kemanusiaan Yesus

* mementingkan roh, dan mengabaikan tubuh.

* percaya bahwa roh manusia akan kekal, tetapi tubuh akan binasa

* menjaga roh adalah sangat penting, tetapi tubuh boleh diabaikan

* Sebagai Kristen kita harus berdoa-berdoa dan berdoa setiap hari, karena berkaitan dengan roh. Anda harus pergi ke gereja setiap hari dan berdoa, belajar Alkitab setiap hari, tetapi anda tidak perlu memperhatikan tubuh anda, berpuasa, tidak tidur, dan kadang harus menyiksa tubuh. Di Indonesia pun masih ajaran seperti ini, berdoa, berdoa, berdoa, berpuasa, berpuasa. Ini semua muncul dari ajaran Gnostik. Dan mereka berpendapat bahwa Yesus bukanlah manusia. Bagaimana mungkin Allah mendiami tubuh yang kotor ini? Tubuh itu kotor dan jahat, oleh sebab itu Yesus tidak mungkin memiliki tubuh jasmaniah. Inilah ajaran sesat pada abad ke2, 100 tahun setelah kenaikan Yesus. Penganut Gnostik ini berkata 100 tahun yang lalu Yesus datang kedunia mengenakan tubuh rohani, bukan tubuh jasmani, karena tubuh jasmani itu rusak dan jahat.

AJARAN SESAT ABAD KETIGA

Sabelianisme

Ajaran sesat pada abad ketiga adalah Sabelianisme, pendirinya adalah Sabellius. Mereka mempercayai Satu Allah dalam Satu Pribadi; Satu Pribadi bekerja dalam tiga cara (Bapa, Anak dan Roh Kudus).

Ajaran ini mempercayai Yesus Kristus sebagai Allah seutuhnya dan Manusia seutuhnya, tapi hanya ada satu pribadi Allah, bukan tiga pribadi. Dalam PL dan PB Allah yang satu pribadi ini bertindak terkadang sebagai Allah Bapa, terkadang sebagai Allah Anak dan terkadang sebagai Roh Kudus.. Pada waktu itu doktrin ini diterima oleh banyak orang. Tetapi kemudian ajarannya ini dikatakan sesat. Di Indonesia pun ada banyak pengajar Alkitab yang mengajar doktrin seperti ini.

Abad-abad Perkembangan Gereja dicatat secara ringkas sebagai berikut:

Tahun 0 – 100 abad ke 1

Tahun 100 -200 abad ke 2

Tahun 200 -300 abad ke 3

Tahun 301-400 abad ke 4

Tahun 401-500 abad ke 5

Pada abad pertama Injil diberitakan mulai dari Yerusalem, dan tersebar ke Siria, Antiokia, dan Galatia, Kapadokia terus sampai ke Yunani dan Italia. Dan juga dari Yerusalem bergerak ke Mesir. Dimulai pada abad ke tiga gereja-gereja utama mulai berdiri.

Pada abad pertama orang-orang percaya tersebar ke bagian Utara: Siria, Antiokia, Galatia, Kapadokia dan sekitarnya. Paulus mendirikan gereja rumah. Pada waktu itu mereka tidak memiliki bangunan, dan mereka menggunakan rumah jemaat. Di bagian Selatan pun demikian ke bagian selatan. Pada waktu itu tidak ada denominasi. Bahkan sampai abad ke2 dan ke 3 pun belum ada denominasi.

Mulai abad ke 4 barulah umat Kristen mulai membangun struktur gereja, dan setiap negara mempunyai gereja pusat. Di Mesir pusat gereja atau pusat kekristenan ada di Alexandria. Di Yerusalem juga ada kelompok-kelompok kekristenan, juga di Antiokia. Di gereja Antiokia orang Kristen terus beribadah sampai abad ke 3.

Pada bagian berikut kita masih akan membahas ajaran-ajaran sesat dalam perkembangan sejarah Gereja dan berdirinya Lima Gereja Utama: Alexandria,Yerusalem, Antiokia, Konstantinopel dan Italia.

Tinggalkan Komentar

Silahkan login untuk memberikan komentar.