TRINITAS & KRISTOLOGI 1 STRUKTUR TEOLOGI

693 viewers

Sebelum kita mempelajari Trinitas dan Kristologi, sebaiknya kita memperhatikan Struktur Teologi di bawah ini, agar kita dapat memahami dulu sistematika dari teologi Kristen.


STRUKTUR TEOLOGI
Urutan dari bawah: -Pondasi
-Batu Penjuru
– Pilar
-Dinding
-Atap
Setiap orang yang bermaksud mempelajari teologia Kristen, harus berpedoman pada struktur yang dibuat ibaratkan sebuah rumah/bangunan.
Bagian yang terpenting (pertama) dari sebuah rumah/bangunan adalah Fondasinya.Fondasi merupakan bagian yang pertama kali dibangun untuk menopang seluruh bangunan. Fondasi Kekristenan adalah DOKTRIN TRINITAS
Jika seseorang memungkiri Trinitas, maka ia bukanlah seorang Kristen. Namun, sepanjang 2000 tahun dalam sejarah gereja telah terjadi banyak perbantahan dan perselisihan tentang Doktrin ini.
Dalam Doktrin Trinitas Ketiga Pribadi dari Trinitas adalah setara, tetapi dalam kenyataannya beberapa denominasi gereja hanya menekankan pada salah satu saja, Pribadi Allah Bapa, Allah Putera, atau Allah Roh Kudus. Sebagai Kristen kita harus menerima ketiga Pribadi secara utuh, pada waktu yang sama. Itulah yang yang dimaksud Trinitas.
Belajar Doktrin Trinitas adalah Fondasi dari Kekristenan, namun Alkitab kita mengajar lebih banyak tentang Yesus Kristus ketimbang Dua Pribadi yang lain, yaitu Allah Bapa dan Allah Roh Kudus. Itu lah sebabnya Yesus disebut Batu Penjuru. Batu penjuru adalah batu pertama yang diletakkan untuk menjadi pengarah dan pengukur dari batu-batu lainnya.
Jika Yesus disebut batu penjuru berarti Dia lah yang menjadi pengarah, petunjuk, dan tolok ukur dari seluruh ajaran Kristen
Dia lah Tokoh yang diperkenalkan baik di dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, sehingga dari ketiga Pribadi Allah, lebih perlu bagi kita untuk mengenal Pribadi Yesus Kristus.
Yohanes 5:39-40 mencatat: “Kamu menyelidiki Kitab-kitab suci, sebab kamu menyangka bahwa olehnya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepadaKu untuk memperoleh hidup itu.”
Yesus Kristus jelas berkata bahwa diriNya lah yang dibahas dalam seluruh Kitab Suci.
Bagian ketiga adalah Pilar/tiang penyangga
Pilar terdiri dari pengenalan akan enam doktrin:
1. Doktrin tentang manusia
2. Doktrin dosa
3. Doktrin keselamatan
4. Doktrin gereja
5. Doktrin misiologi
6. Doktrin eskatologi
Doktrin-doktrin ini adalah pilar-pilar doktrin Kristen, yang dalam kesempatan lain bisa kita bahas.
Jika kita tidak punya fondasi kekristenan yang kuat dan tidak punya batu penjuru yang benar sebagai pengarah, maka pilar-pilar itu akan runtuh.Hal ini menggambarkan bahwa seringkali orang Kristen sangat kuat dalam doktrin pilar tanpa fondasi Kristologi yang kokoh. Jika demikian, keenam pilar itu, yaitu doktrin tentang manusia, dosa, keselamatan, gereja, misiologi, dan eskatologi akan runtuh.
Yang keempat adalah Doktrin tentang Dinding dan Atap, yang terdiri dari:
1. Doktrin Ibadah
2. Doktrin Pertumbuhan Gereja
3. Doktrin Konseling Kristen
4. Doktrin Kepemimpinan Kristen
5. Doktrin Pendidikan Kristen
6. Doktrin Pelayanan Anak-anak dan Kaum muda
7. Doktrin Musik Kristen
Jika kita amati di dunia ini, banyak Hamba Tuhan hanya kuat dibagian keempat ini, atau bagian Dinding dan Atap.
Gereja yang menganut doktrin ini sangat baik dalam Penyembahan atau ibadah dan Pertumbuhan Gereja, bagian Counselling dan Kepemimpinan dan pelayanan-pelayanan lainnya, tetapi mereka tidak tahu banyak tentang Doktrin Trinitas dan Kristologi. Biasanya Gereja seperti ini mudah runtuh jika mengalami masalah. Gereja menjadi besar, tetapi orang-orang di dalamnya tidak dilatih dengan baik. Jemaat seperti ini tidak memiliki pengenalan yang mendasar tentang Pribadi Yesus.
Yang mereka tahu, Yesus itu baik karena menyediakan keperluan hidup manusia. Oleh sebab itu mereka menikmati Yesus yang menyediakan segala keperluan kita. Kita mengenal itu sebagai Teologi Kemakmuran atau teologi sukses . Itulah sebabnya gereja menjadi besar, karena orang percaya bahwa Yesus memberi segala sesuatu untuk kelayakan hidup mereka. Tentu saja ini baik, tetapi hanya untuk bayi-bayi Kristen. Anda dapat menemui bayi-bayi Kristen ini di Amerika. Itu sebabnya di Amerika banyak gereja besar yang jemaatnya datang hanya untuk mencari Yesus yang menyediakan segala sesuatu. Bukan hanya di Amerika, tapi di Korea Selatan juga, Afrika, Amerika Selatan, bagian-bagian di Asia. Dunia memang dipenuhi dengan kekristenan seperti ini, dan kita percaya di Indonesia juga. Kita tidak menolak itu, hanya, kita perlu bertumbuh.
Anda boleh melanjutkan pelajaran ini ke bagian 2

Tinggalkan Komentar

Silahkan login untuk memberikan komentar.